Prabumulih, tanganrakyat.id – PT Pertamina EP (PEP) Limau Field Zona 4 mencatatkan lonjakan produksi minyak yang signifikan mencapai 5.102 barrel oil per day (BOPD) pada 27 Februari 2026.
Angka ini menunjukkan kenaikan drastis sekitar 39% dibandingkan capaian pertengahan Januari lalu yang berada di level 3.658 BOPD. Peningkatan ini merupakan bagian dari strategi agresif Pertamina di awal tahun 2026 untuk memperkuat ketahanan energi nasional melalui optimalisasi lapangan-lapangan migas di wilayah Sumatera Selatan.
General Manager PEP Zona 4, Djudjuwanto, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari konsistensi perusahaan dalam mendukung target produksi migas nasional yang berkelanjutan.
Meskipun mengejar target produktivitas yang tinggi, Djudjuwanto memastikan seluruh operasional di lapangan tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja melalui penerapan manajemen Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) yang ketat serta kolaborasi harmonis dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait.
Baca juga:
Keberhasilan ini didorong oleh keberhasilan teknis di tiga sumur utama, salah satunya adalah penemuan sumur TMB-026 di Struktur Tanjung Miring Barat yang menyumbang 554 BOPD sejak mulai dibor pada akhir Januari. Selain itu, langkah well intervention pada sumur BEL-053 di Kabupaten Muara Enim yang dilakukan selama 13 hari turut memberikan kontribusi besar dengan hasil 650 BOPD.
Kombinasi antara pengeboran sumur baru dan perawatan sumur eksisting menjadi kunci utama dibalik melesatnya performa produksi PEP Limau Field bulan ini.













Comment