Indramayu, tanganrakyat.id – Di tengah gemerlap kehidupan anak masa kini yang lekat dengan kemewahan dan gawai, seorang remaja bernama Ashim Gofarullah justru mengambil langkah berani yang menyentuh hati. Warga Indramayu ini memutuskan untuk meninggalkan zona nyamannya, melepas keseharian yang dipenuhi hidangan lezat seperti ayam goreng, sate, hingga nasi padang, serta tidur di ruangan ber-AC. Demi memantapkan langkah menuntut ilmu agama, ia memilih menanggalkan kenyamanan fasilitas rumah demi kesederhanaan di asrama.
Keputusan besar ini diambil Ashim pada tahun ajaran 2026/2027 dengan memilih menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Modern As-Sakienah yang berlokasi di Jl. Raya Tugu Sliyeg, Desa Tugu, Kabupaten Indramayu. Padahal, sebelumnya ia telah diterima di salah satu MTs Negeri favorit. Namun, tekadnya sudah bulat; ia ingin lebih fokus menempa diri, belajar agama lebih dalam, melatih kemandirian, serta membentengi diri dari arus pergaulan bebas dan kecanduan gawai.
Pilihan Ashim mendapatkan dukungan penuh dari sang ayah, Kang Supardi, yang juga dikenal sebagai pemimpin redaksi media online www.tanganrakyat.id . Pada Rabu, 15 Juli 2026, Kang Supardi mengungkapkan rasa syukurnya yang mendalam melihat sang anak memiliki kemauan sendiri untuk menuntut ilmu di jalan pesantren. Baginya, keputusan Ashim adalah langkah awal yang sangat berharga dalam membentuk masa depannya.

Baca juga:
Achmad A’la Derajat Santri Dari Al Ishlah Tajug Sisihkan Uang Jajan Untuk Beli Hewan Kurban
Kang Supardi menegaskan bahwa lingkungan pondok pesantren memiliki keunggulan yang tidak didapatkan di bangku sekolah umum biasa. “Pendidikan karakter dan akhlak di sini sangat ditekankan. Santri tidak hanya dijejali teori, tetapi langsung mempraktikkan adab, disiplin waktu, dan hidup sederhana atau zuhud setiap harinya,” ujar pria yang akrab disapa Kakang Prabu ini.
Selain pendidikan karakter, sang ayah juga menaruh harapan besar pada kurikulum agama di pesantren tersebut. Ia yakin bahwa anaknya akan mendapatkan bekal ilmu yang mendalam, mulai dari pemahaman Al-Qur’an, hadits, hingga ilmu fikih yang diajarkan langsung oleh para pakar di bidangnya. Pembekalan inilah yang dianggap sebagai pondasi kokoh bagi Ashim untuk mengarungi kehidupan di masa depan.
Baca juga:
Kang Supardi, Wartawan Muda Penuh Berkah
Kini, Ashim Gofarullah telah memulai babak baru dalam hidupnya di Pondok Pesantren Modern As-Sakienah. Doa dan harapan besar pun dipanjatkan agar remaja ini senantiasa diberikan kekuatan dalam menuntut ilmu, tumbuh menjadi anak yang saleh, serta mampu meraih cita-citanya demi membanggakan keluarga dan agama. Langkah kecil yang ia ambil hari ini diharapkan menjadi pembuka jalan bagi masa depan yang gemilang.













Comment