Drama Kantin Berlanjut: Ibu dan Anak Kantin Terlibat Insiden di Sekolah Brebes

  • Bagikan
Drama Kantin Berlanjut: Ibu dan Anak Kantin Terlibat Insiden di Sekolah Brebes (Foto: Red)

Brebes, Jawa Tengah, tanganrakyat.id – Polemik seputar ibu kantin di sebuah MTs di Brebes nampaknya belum menemui titik terang. Setelah video viral aksi seorang ibu kantin membuang jajanan siswa, kini muncul insiden baru yang melibatkan anaknya.

Fatimah, anak dari Sominah – ibu kantin yang sebelumnya viral – terlibat dalam percekcokan dengan seorang guru di sekolah tersebut. Dalam video yang beredar luas di media sosial, Fatimah terlihat marah-marah dan terlibat adu argumen dengan seorang guru pria. Kejadian ini terjadi sehari setelah insiden pembuangan jajanan.

Kepala MTs Nurul Huda, Desa Kalibuntu, Basuni, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengungkapkan bahwa Fatimah secara tiba-tiba mendatangi ruang guru dan marah-marah tanpa alasan yang jelas. “Datang dan masuk ruang guru terus marah marah tanpa alasan jelas. Saya tidak tahu penyebabnya dia tahu tahu marah,” ujar Basuni. Jumat (21/12/2024).

Aksi Anarkis Berulang

Sebelumnya, Sominah telah menjadi sorotan publik setelah videonya yang membuang jajanan siswa viral di media sosial. Aksi tersebut memicu kemarahan siswa dan masyarakat luas. Menurut Basuni, peristiwa serupa kerap terjadi, di mana Sominah kerap marah-marah kepada siswa yang membeli jajanan dari luar kantin.

Mediasi Dilakukan

Menyikapi kejadian ini, pihak sekolah telah melakukan mediasi dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk kepolisian, camat, dan perwakilan Kemenag. Namun, Sominah tidak hadir dalam mediasi tersebut.

Dampak Sosial

Kejadian ini tentunya menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sekolah. Siswa merasa tidak nyaman dan tertekan, sementara guru harus menghadapi situasi yang tidak kondusif. Selain itu, citra sekolah juga tercoreng akibat peristiwa ini.

Baca juga:

Ribuan Warga Indramayu Berebut Keberuntungan, Jalan Santai HAB Kemenag Berhadiah Umroh!

Analisis

Peristiwa ini menjadi sorotan karena menunjukkan adanya masalah yang lebih dalam di lingkungan sekolah, yaitu terkait dengan pengelolaan kantin dan tata tertib sekolah. Pihak sekolah perlu melakukan evaluasi menyeluruh dan mengambil langkah-langkah tegas untuk mengatasi masalah ini.

Editor: Kakang Prabu
  • Bagikan

Comment