Indramayu, tanganrakyat.id – Tragedi keji di Kelurahan Paoman, Indramayu, Jawa Barat menyisakan duka yang mendalam bagi keluarga korban.
Lima nyawa melayang dalam satu keluarga, termasuk seorang bayi yang masih delapan bulan. Keluarga korban menuntut keadilan seadil-adilnya, bahkan meminta hukuman mati bagi para pelaku.
Pembunuhan tragis ini menimpa Haji Sahroni (75), anaknya Budi (45), menantu Euis (40), serta dua cucu mereka yang masih kecil, berusia enam tahun dan delapan bulan.
Menurut keterangan keluarga, para pelaku membunuh empat korban dewasa dengan pukulan benda tumpul, sedangkan sang bayi ditenggelamkan ke dalam bak mandi.
”Kami minta hukuman yang seberat-beratnya karena ini menyangkut lima nyawa,” ujar Eni Sukaenih, sepupu Haji Sahroni. Eni menegaskan bahwa pembunuhan ini bukanlah perkara sepele. Ia berharap kedua pelaku, R dan P, mendapat hukuman setimpal. Selasa (9/9).
Baca juga:
KRONOLOGI LENGKAP: Dendam Rp750 Ribu Berujung Pembantaian Sadis Satu Keluarga di Indramayu
Keluarga korban menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak kepolisian. Mereka berharap polisi bisa mengusut tuntas kasus ini secara profesional dan memberikan keadilan yang setimpal.













Comment