Indramayu, tanganrakyat.id – Sejumlah mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Bhakti Husada Indonesia (UBHI) Kuningan meluncurkan program kesehatan komprehensif bertajuk “JAYA SEHAT” (Jayamulya Sadar Hipertensi dan Diabetes). Kegiatan yang mengusung jargon “Lansia Kuat, Hidup Nikmat!” ini dipusatkan di Desa Jayamulya, Wilayah Kerja Puskesmas Temiyang, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, pada Senin Pahing (25/05/2026) mulai pukul 08.00 WIB.
Program ini diinisiasi sebagai bentuk pengejawantahan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berfokus pada pengabdian kepada masyarakat. Langkah nyata ini diambil khusus untuk menjawab tantangan kesehatan lansia di tingkat desa, mengingat kelompok lanjut usia sangat rentan terhadap penyakit kronis tidak menular yang membutuhkan pengelolaan berkelanjutan.

Perwakilan UBHI, Dr. Mamlukah, M.Kes menegaskan bahwa mahasiswa pascasarjana harus memiliki kepekaan sosial dan mampu menjadi jembatan ilmu pengetahuan bagi masyarakat bawah. Ia juga mengingatkan pentingnya mengubah paradigma masyarakat terhadap lansia. Menurutnya, lansia bukanlah beban bagi keluarga maupun bangsa, melainkan sebuah berkah, gudang pengalaman, dan inspirasi bagi generasi muda.
Untuk mencapai kemandirian lansia tersebut, tim pelaksana yang terdiri dari dr. Syahid Yamani, Hermanto, S.Pd., dr. Puji Ayu Lestari Eta, dr. Putri Mega Rahayu, Bagus Abimanyu, S.Ked., dan Muthia Rakha Yasyfa, S.Ked., menghadirkan enam inovasi strategis. Inovasi-inovasi ini dirancang sangat praktis dan relevan agar mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari warga lansia.
Inovasi pertama adalah SANTAI HT oleh dr. Syahid Yamani yang mengedukasi pencegahan hipertensi sebagai Silent Killer lewat relaksasi dan pembatasan garam. Sementara itu, Hermanto, S.Pd. menghadirkan inovasi WARAS yang berfokus pada lima langkah hidup terkontrol bagi penderita diabetes, mulai dari kewaspadaan gejala hingga aktivitas fisik minimal 30 menit.

Tak kalah menarik, dr. Puji Ayu Lestari Eta mengenalkan inovasi PIRING CERDAS untuk panduan porsi makan seimbang dan kecukupan air putih bagi lansia. Di sisi lain, dr. Putri Mega Rahayu melalui LANSIA SEHATI menanamkan empat pilar utama (Sehat, Aktif, Tangguh, Mandiri) demi menjaga fungsi kognitif dan mencegah stres pada warga lansia.
Guna mengantisipasi situasi darurat, Bagus Abimanyu, S.Ked memaparkan SMART STROKE CARE untuk mengedukasi keluarga mengenai gejala awal stroke seperti senyum tidak simetris dan bicara pelo. Rangkaian inovasi ditutup oleh Muthia Rakha Yasyfa, S.Ked dengan KADO EMAS, sebuah sistem pencatatan mandiri untuk mendokumentasikan riwayat tekanan darah dan gula darah secara akurat.
Baca juga:
KRI Indramayu Sebagai Pemateri Dalam Workshop Yang Di Gelar STIKES Indramayu
Rangkaian kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh antusiasme ini diawali dengan registrasi serta skrining kesehatan menyeluruh. Tidak hanya mendapatkan materi edukasi, para lansia yang hadir juga diajak mengikuti konsultasi gizi secara langsung guna menciptakan ekosistem desa yang peduli terhadap kualitas hidup lansia.












Comment