oleh

Alam Sukmajaya Ketua FPRB: Tanggul Cipanas Longsor Berpotensi Banjir Bandang

Tanganrakyat.id, Indramayu – Longsornya tanggul Sungai Cipanas yang berada di Blok Lodoyong Desa Karangasem Kecamatan Terisi sangat mengewatirkan warga yang tinggal di sekitar tanggul tersebut, karena sangat berpotensi banjir bandang apalagi sekarang ini masih memasuki musim penghujan, Jum’at (17/01/2020).

Ketua FPRB (Forum Pengurangan Risiko Bencana) M. Alam Sukmajaya, ST, MM. angkat bicara tentang longsornya tanggul Sungai Cipanas, beliau mengapresiasi BPBD dan dinas PUPR yang sudah bergerak cepat untuk terjun kelapangan kedua FPRB akan melakukan kajian kaitan denngan longsornya tanggul kali cipanas di kecamatan terisi dan mengambil langkah cepat agar dampak yang lebih besar bisa diminimalisir karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak diwilayah tersebut.

M. Alam Sukmajaya, ST, MM. Ketua FPRB Kabupaten Indramayu (Foto. Red)

“Pertama saya sebagai ketua FPRB mengapresiasi BPBD dan dinas PUPR yang sudah bergerak cepat untuk terjun kelapangan kedua FPRB akan melakukan kajian kaitan dengan longsornya tanggul kali cipanas di kecamatan terisi dan mengambil langkah cepat agar dampak yang lebih besar bisa diminimalisir karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak diwilayah tersebut, ” ujar Alam, Sabtu (18/01/2020) pukul. 08:22 WIB. yang juga sebagai anggota DPRD Kabupaten Indramayu.

Masih menurut Alam nanti DPRD Kabupaten Indramayu Komisi 4 juga akan bergerak melihat secara langsung dan mengundang para pihak yang berkepentingan dengan longsornya tanggul itu.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh BPBD, Dinas PUPR, dan Kecamatan Terisi longsoran itu mencapai panjang 10 meter dan tinggi 9 meter. Sementara titik longsoran ke permukiman warga hanya tersisa 7 meter.

Kepala BPBD Indramayu, Edi Kusdiana mengatakan, pihaknya saat ini sudah mengirimkan surat laporan ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung untuk segera dilakukan perbaikan terhadap tanah tanggul yang longsor.

“Didekat longsoran ini ada kawasan permukiman, jalur kereta api, dan jalan penghubung Kecamatan Terisi dan Cikedung,” ujar Edi.

Ia berharap agar segera dilakukan penanggulangan tanggul darurat agar kondisi tidak semakin parah jangan sampai Bencana Banjir Bandang terjadi. (KkP)

Komentar

News Feed