Tanganrakyat.id, Indramayu-Sehubungan dengan adanya laporan pengaduan dari masyarakat tentang jaringan pipa PDAM cabang pelayanan anjatan yang mengganggu saluran air di Desa Anjatan Utara Blok Sasak mijan Kecamatan Anjatan Kabupaten Indramayu. Perusahaan air minum daerah cabang pelayanan anjatan melalui surat edaran dengan nomor 01/Hub/VI/2020 mengundang sembilan warga untuk melakukan musyawarah. senin, 15/06/2020. Namun, musyawarah tersebut hanya di hadiri oleh lima warga.
Menurut warga berinisial “RM” pemasangan jalur pipa PDAM Gang Haji Majid Blok Sasak Mijan Anjatan Utara sangat menganggu saluran air dan tentu ini kerjaan yang hanya asal jadi aja tampa adanya dampak analisis terhadap lingkungan dan bisa jadi perusahaan daerah tersebut menyumbang banjir di musim penghujan, miris kan….

“Bahwa laporan aduan kepada humas PDAM terkait saluran pipa PDAM di Gang Haji Majid Blok Sasak Mijan anjatan utara yang mengganggu saluran air, di kwatirkan menjadi tersumbatnya saluran air dan mengakibatkan banjir.” ujar RM. Senin, (15/06/2020).
Sedangkan Endi Suhendi warga yang mengikuti musyawarah menjelaskan, “awalnya kami menginginkan perbaikan pipa-pipa kecil yang di letakan di saluran air tersebut dengan pipa besar namun, kami mengurungkannya karena pada saat musyawarah pihak PDAM cabang anjatan meminta kami warga yang di undang untuk iuran biaya mengganti dengan pipa besar senilai 8 juta lebih dengan panjang pipa yang di butuhkan kira-kira 168 meter,” Senin, (15/06/2020).
Endi juga menambahkan, “hasil musyawarah tadi yaitu perbaikan pipa-pipa kecil itu akan di tanam di sebelah saluran air namun, kami juga masih mempertimbangkan karena pihak PDAM anjatan masih meminta iuran dari warga terkait untuk biaya perbaikan.” Senin, 15/06/2020
Hal tersebut di benarkan oleh Basuki salah satu warga yang mengikuti musyawarah, “benar awalnya kami menginginkan perbaikan pipanya dengan pipa besar, cuma kami menolak setelah di mintain iuran biaya perbaikan senilai 8 juta lebih. karena pemasangan pipa tersebut kurang rapi dan menghambat saluran air.” jelasnya Senin, (15/06/2020).
Pada saat akan konfirmasi ke pihak PDAM cabang pelayanan anjatan hanya ditemui oleh Rafli, selaku petugas keamanan yang berjaga pada saat itu beliau mengatakan, bahwa terkait persoalan diatas pihak kami belum dapat di temui karena sedang rapat di PDAM pusat.
Wargapun berharap saluran pipa air PDAM agar segera diperbaiki, sehingga tidak menggangu jalannya air yang ada di saluran rumah warga. selain itu warga pun meminta agar pungutan atau yang dimaksud dengan iuran tidak dibebankan oleh warga setempat. (Candra)













Comment