PT Pertamina Salurkan Sanitasi Premium Ke 10 Desa di Kawasan Danau Toba

  • Bagikan
PT Pertamina Salurkan Sanitasi Premium Ke 10 Desa di Kawasan Danau Toba (Foto: Red)

Tanganrakyat.id, Sumatra – Sebagai Wujud Komitmen Tanggung Jawab Sosial PT Pertamina (Persero) bersama PT Indra Karya (Persero) melakukan pendampingan pengelolaan sanitasi sehat terhadap 10 desa kawasan Danau Toba tepatnya di Kabupaten Humbang Hasundutan sebagai komitmen tanggung jawab Pertamina terhadap lingkungan melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PT. Pertamina.

PT. Pertamina menberikan 10 Desa kawasan Danau Toba tersebut bantuan Sanitasi Premium yang merupakan Corporate Social responsibility CSR PT Pertamina (Persero).

Adapun 10 desa yang memdapatkan sanitasi premium dari Pertamini tersebut yakni Desa Hutaginjang, Aritonang dan Bariba Niaek yang berada di kabupaten Tapanuli Utara, desa Meat, Lintong Nihuta, Tarabunga dan Sigapiton di Kabupaten Toba, desa Pearung, Simangulampe dan Tipang, kesepuluh desa tersebut merupakan desa yang ada di kawasan Kabupaten Humbang Hasundutan.
Tidak hanya sekedar menyerahkan bantuan sanitasi premium PT Pertamina (Persero) bersama PT Indra Karya (Persero) juga melakukan pendampingan pengelolaan sanitasi sehat yang bertujuan untuk meningkatkan ekonomi di 10 desa tersebut.

Pendampingan terhadap 10 desa tersebut dilakukan  selama lima (5) bulan yakni sejak Agustus 2021 sampai dengan Januari 2022. Diawali dengan membentuk tim pengelola atau Satuan Pelaksana (Satlak) yang berasal dari pengurus BUMDes dan unsur pemerintah desa. Rabu, (16/03).

Kemudikan tim melakukan pemetaan potensi ditiap-tiap desa. Pendampingan juga lebih difokuskan pada usulan dan masalah yang ada di desa agar pemanfaatan dan pengembangan sanitasi premium dapat disalurkan dengan tetap guna dan efektif, serta guna peningkatan kapasitas satlak.

Pendampingan yang dilakukan diantaranya yakni; Pertama,  melaksanakan Forum Group Discusion (FGD) guna meningkatkan pemahaman dan motivasi satlak dalam mengembangkan potensi yang ada.

Kedua, melakukan pelatihan dan membuat rencana pengembangan potensi desa, melakukan transfer knowledge pengelolaan sanitasi dan pengelolaan keuangan satlak, meningkatkan pengetahuan Satlak Bumdes dan pemerintah desa melalui sharing session dengan pelaku BUMDes sukses nasional yakni Desa Ponggok.

Ketiga, tim juga melakukan peningkatan kapasitas satlak terhadap pengelolaan sanitasi premium melalui sistem aplikasi PSMS (Premium Sanitation Monitoring System) melalui sistem PSMS monitoring kondisi sanitasi premium dan laporan jumlah pengunjung dapat diakses oleh pihak-pihak yang berkepentingan.

Baca juga: Komit Jalankan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, Pertamina Balongan Raih 3 Penghargaan
Saat ini sedang dilakukan persiapan perjalanan 10 Desa wisata kawasan danau toba untuk study tiru ke Desa Ponggok dengan tujuan untuk lebih meningkatkan pengetahuan pelaku BUMDes dan pemerintah desa dalam hal pengelolaan desa wisata agar kemudian dapat diterapkan di desanya masing-masing. (Toni)

  • Bagikan

Comment