Indramayu, tanganrakyat.id – Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Rusmin Amin, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Indramayu pada Kamis (9/1/2025) untuk memantau langsung harga dan distribusi minyak goreng. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi kenaikan harga menjelang tahun baru dan Ramadan.
Dalam kunjungannya, Dirjen Perdagangan mengunjungi Pasar Daerah Jatibarang dan beberapa distributor minyak goreng. Hasil peninjauan menunjukkan harga minyak goreng masih di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp15.700 per liter.
“Di Pasar Jatibarang, harga minyak goreng berkisar antara Rp17.000 hingga Rp18.000 per liter,” ujar Rusmin. Meskipun demikian, ia mengakui bahwa harga di Indramayu masih tergolong rendah dibandingkan daerah lain.
Rusmin berharap pemerintah daerah, kepolisian, dan TNI dapat bekerja sama untuk menekan harga minyak goreng. Ia juga meminta Bulog untuk meningkatkan ketersediaan minyak goreng di pasaran.
“Peran Bulog sangat penting dalam menstabilkan harga,” kata Rusmin. “Kami berharap Bulog dapat bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan minyak goreng.”
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Indramayu, Suwenda, menyambut baik kunjungan Dirjen Perdagangan. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dapat memperkuat upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok.
“Kami akan terus bekerja sama dengan pemerintah pusat untuk memastikan masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang terjangkau,” kata Suwenda.
Baca juga:
Pasar Leuweung Indramayu: UMKM Bangkit, Ekonomi Lokal Menguat
Kunjungan Dirjen Perdagangan ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok, terutama menjelang momen penting seperti Ramadan.













Comment