Bulan Suci Ramadan Darurat Pengasuhan Anak: KPAI Serukan Revolusi Kasih Sayang!

  • Bagikan
Aris Adi Leksono, Anggota KPAI (Foto: Red)

Jakarta, tanganrakyat.id,  – Dibalik gemerlap Bulan Suci  Ramadan, tersembunyi ironi memilukan. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengungkap data mengejutkan: jutaan anak Indonesia merindukan sentuhan kasih sayang orang tua. Di tengah kesibukan ibadah, jangan biarkan anak-anak merasa terabaikan.

“Bulan Suci Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang menahan ego dan meningkatkan kepedulian,” tegas Aris Adi Leksono, Anggota KPAI. Data Susenas 2022-2023 bagai tamparan keras: 2,85% balita diasuh secara tidak layak, 3,59% anak hidup terpisah dari orang tua, dan 12,25% anak makan atau belajar tanpa kehadiran orang tua.

“Ini bukan sekadar angka, ini adalah jeritan hati anak-anak yang merindukan kehangatan keluarga,” ujar Aris. Senen Wage, (3/3). di Jakarta.

Baca juga:

Pimpin Upacara di Istana Merdeka, Presiden Jokowi Kenakan Pakaian Adat Lampung

Kurangnya afeksi dan kelekatan ini menjadi bom waktu yang mengancam masa depan bangsa. Perceraian, krisis moral, dan karakter adalah konsekuensi nyata dari pengabaian ini.

KPAI mengajak seluruh masyarakat untuk mengubah paradigma. Bulan Suci Ramadan adalah saat yang tepat untuk membangun kembali jembatan kasih sayang yang retak.

Luangkan waktu berkualitas bersama anak, dengarkan cerita mereka, dan hadirkan kehangatan dalam setiap momen.

“Mari jadikan Bual. Suci Ramadan ini sebagai bulan kasih sayang, bulan di mana setiap anak merasa dicintai dan dilindungi,” ajak Aris. Ini bukan hanya tugas orang tua, tetapi juga tugas kita semua sebagai bagian dari masyarakat. Mari ciptakan lingkungan yang ramah anak, di mana setiap anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Baca juga:

Wujud Syukur Akhir Tahun, KWP RU VI Gelar Potong Tumpeng, Doa Bersama dan Santuni 50 Anak Yatim

Bulan Suci Ramadan ini, mari kita buka mata dan hati. Jangan biarkan anak-anak kita menjadi korban dari kesibukan dan egoisme kita. Mari jadikan Bulan Suci Ramadan ini sebagai momentum untuk membangun generasi yang kuat, cerdas, dan berakhlak mulia.

Penulis: Yul
  • Bagikan

Comment