Indramayu Jawa Barat, tanganrakyat.id – Indramayu kembali berduka. Seorang wanita paruh baya, A, ditemukan tak bernyawa di Bendungan Caplokan, Desa Krimun, Kecamatan Losarang.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar, terutama di tengah musim hujan yang rawan.
Kebiasaan Pagi yang Berujung Petaka
Setiap pagi, A, warga Karangasem Blok Lohdoyong, memiliki rutinitas yang sama: berkebun di dekat sungai. Namun, pagi itu menjadi berbeda. Ketika senja tiba dan A tak kunjung pulang, keluarga mulai dilanda kecemasan.
Keluarga, dibantu warga, menyisir setiap sudut kebun dan tepi sungai. Namun, jejak A seolah lenyap ditelan bumi. Laporan ke aparat desa dan kepolisian pun segera dilakukan.
Tim gabungan dari kepolisian, Koramil, aparat desa, dan Basarnas segera diterjunkan. Pencarian intensif dilakukan di sekitar Bendungan Caplokan, tempat A sering beraktivitas.
Penemuan yang Memilukan
Senin pagi, 10 Maret 2025, pencarian membuahkan hasil. Namun, kabar yang diterima sungguh memilukan. A ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di perairan bendungan.
Kepergian A menjadi pengingat akan bahaya yang mengintai di musim hujan. Debit air yang tinggi dan arus sungai yang deras menjadi ancaman nyata bagi warga yang beraktivitas di sekitar sungai.
Camat Terisi, Mohamad Mulya Setiawan, mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan. Ia juga mengajak warga untuk saling mengingatkan dan segera melapor jika melihat hal-hal yang mencurigakan.
Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab kematian A. Apakah ini kecelakaan tragis, atau ada faktor lain yang perlu diungkap?
Baca juga:
Seorang Warga Tenggelam, Ditemukan Dalam Keadaan Meninggal
Sementara itu, warga Indramayu berharap agar kejadian serupa tidak terulang lagi.













Comment