Kapolres Grobogan Minta Maaf Atas Insiden Salah Tangkap, Oknum Polisi Terancam Sanksi

  • Bagikan
Kapolres Grobogan Minta Maaf Atas Insiden Salah Tangkap, Oknum Polisi Terancam Sanksi (Foto: Red)

Grobogan, tanganrakyat.id – Kapolres Grobogan, AKBP Ike Yulianto, mendatangi kediaman Kusyanto (38) pada Minggu (9/3) malam lalu, untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung atas insiden salah tangkap yang dilakukan oleh anggotanya, Aipda IR, dari Polsek Geyer. Kusyanto, warga Desa Dimoro, Kecamatan Toroh, menjadi korban salah tangkap dan kekerasan saat diinterogasi terkait dugaan pencurian pompa air.

Kejadian bermula ketika Kusyanto dituduh mencuri pompa air dan diinterogasi secara paksa oleh Aipda IR di depan warga. Video yang merekam insiden tersebut menunjukkan Kusyanto dicekik dan dipaksa mengaku. Setelah diinterogasi, Kusyanto dibawa ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Saya diapit di motor dan pak polisi itu duduk di belakang. Di perjalanan, kepala saya juga dipukuli disuruh ngaku mencuri pompa air diesel. Demi Allah, saya bukan pencuri. Keseharianku cuma berburu bekicot untuk dijual,” ujar Kusyanto sambil menangis, Sabtu (8/3/2025).

Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, terbukti bahwa Kusyanto tidak terlibat dalam pencurian tersebut. Ia kemudian dipulangkan. Kapolres Grobogan, AKBP Ike Yulianto, menegaskan bahwa pihaknya telah memenuhi semua permintaan Kusyanto, termasuk perbaikan sepeda motornya yang rusak saat kejadian. Ia juga memastikan bahwa Aipda IR telah diperiksa oleh Propam dan akan menerima sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kami sangat menyesalkan kejadian ini dan telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada Bapak Kusyanto. Kami juga telah mengambil tindakan tegas terhadap anggota yang bersangkutan dan akan memprosesnya sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujar AKBP Ike Yulianto.

Kapolres juga menambahkan bahwa kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh anggota kepolisian di Grobogan untuk selalu bertindak profesional dan humanis dalam menjalankan tugas. Ia berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian dan memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali.

Kusyanto sendiri menerima permintaan maaf dari Kapolres dan berharap kejadian ini tidak terulang lagi. Ia juga berharap agar nama baiknya segera pulih di masyarakat.

“Saya berterima kasih kepada Bapak Kapolres yang telah datang dan meminta maaf. Semoga kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi semua pihak,” kata Kusyanto.

Baca juga:

Oknum Polisi Peras Pengguna Narkoba, Modusnya Bikin Geleng Kepala!

Insiden ini mendapat perhatian luas dari masyarakat dan menjadi sorotan terkait profesionalisme anggota kepolisian. Polres Grobogan berkomitmen untuk menindaklanjuti kasus ini secara transparan dan memberikan sanksi tegas kepada anggota yang terbukti bersalah.

  • Bagikan

Comment