Medan – tanganrakyat.id – Semangat Hari Bakhti Pemasyarakatan (HBP) ke-61 membara di Lapas Klas I Medan! Lembaga pemasyarakatan ini membuktikan komitmennya dalam memberantas kejahatan dengan menggelar razia gabungan dan aksi bersih-bersih lingkungan warga binaan pemasyarakatan (WBP) pada Kamis malam (17/4/2025).
Mengusung tema “Pasti Bermanfaat Untuk Masyarakat”, kegiatan yang dimulai pukul 20.10 WIB ini tidak main-main. Sebanyak 30 personel gabungan dari berbagai instansi turun tangan, meliputi Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Staf Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), Polsek Medan Helvetia, Koramil 06 Medan Sunggal, hingga Taruna Poltekip.
Blok hunian WBP di Gedung A (T3), Gedung B (T7), dan Gedung C (T5) menjadi sasaran utama operasi senyap ini. Kalapas Klas I Medan, Herry Suhasmin, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata implementasi program Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam memerangi peredaran barang terlarang seperti handphone, pungutan liar, dan narkoba di dalam lapas.
“Kami bersinergi dengan TNI, Polri, dan BNN untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban,” ungkap Herry pada Senin (21/4/2025).
Sebelum bergerak, apel gabungan digelar untuk memantapkan koordinasi tim. Selanjutnya, tim dibagi dan bergerak cepat menuju kamar-kamar target. Seluruh WBP di dalam kamar dalam kondisi terkunci, dan petugas dengan sigap mengeluarkan penghuni kamar sesuai target penggeledahan. Tak hanya itu, penggeledahan badan pun dilakukan secara teliti.

“Penggeledahan kamar hunian ini juga disaksikan oleh salah satu penghuni kamar sebagai bentuk transparansi,” jelas Herry.
Hasilnya? Sejumlah barang yang seharusnya tidak berada di balik jeruji besi berhasil diamankan. Petugas mencatat dan menyita 4 unit ponsel, 14 unit charger HP, 7 unit headset, 2 unit tripod, 1 unit rice cooker, 5 unit kipas angin, 2 unit pemanas air, 2 unit exhaust fan, colokan sambung, 1 unit power bank, 3 bilah cutter, 6 bilah gunting, tang, sendok nasi, kabel sepanjang 4 meter, 7 gulung tali tambang, gunting kuku, dan bahkan satu set kartu remi!
“Seluruh barang bukti yang ditemukan langsung kami musnahkan setelah proses pencatatan dan inventarisasi,” pungkas Herry.
Baca juga:
Dompet Dhuafa Bersama Rutan Kelas 1 Pondok Bambu Gelar Bina Santri Lapas
Kegiatan razia yang berlangsung aman, tertib, dan lancar ini menjadi bukti keseriusan Lapas Klas I Medan dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari segala bentuk pelanggaran. Langkah ini tentu menjadi angin segar bagi upaya pembinaan WBP dan memberikan rasa aman bagi masyarakat luas.













Comment