Jakarta, tanganrakyat.id – Presiden terpilih, Prabowo Subianto, menggelar pertemuan hangat dengan pengurus Persatuan Purnawirawan TNI AD di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu (30/4) siang. Pertemuan ini dikonfirmasi oleh Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Anto Mukti (AM) Putranto sebagai ajang silaturahmi halalbihalal.
“Silaturahmi PP AD, mau halalbihalal,” ungkap AM Putranto setibanya di Istana Kepresidenan. Namun, di balik suasana silaturahmi, muncul spekulasi mengenai pembahasan delapan usulan yang sebelumnya dilontarkan oleh Forum Purnawirawan Prajurit TNI. Usulan tersebut mencakup isu-isu krusial seperti pengembalian UUD 1945 dan tuntutan reshuffle menteri. Menanggapi hal ini, AM Putranto dengan singkat membantah adanya pembahasan terkait usulan tersebut. “Enggak,” ujarnya.
Sebanyak 10 perwakilan Persatuan Purnawirawan TNI AD tiba di Istana Kepresidenan pada pukul 14.00 WIB.
Mereka tampak mengenakan seragam kebesaran berwarna cokelat muda dan topi mut TNI AD berwarna hijau tua dengan garis kuning. Sayangnya, para perwakilan tersebut memilih untuk bungkam dan tidak memberikan keterangan mengenai agenda pertemuan mereka dengan Presiden Prabowo.
Baca juga:
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional di Majalengka: Ketahanan Pangan Makin Kokoh!
Pertemuan ini tentu menimbulkan berbagai pertanyaan di benak publik. Mengingat latar belakang Prabowo sebagai mantan perwira tinggi TNI, pertemuan dengan para purnawirawan ini menjadi sorotan. Apakah ini sekadar silaturahmi biasa, atau ada agenda lain yang tengah dibahas di balik pintu Istana? Publik pun menanti informasi lebih lanjut mengenai hasil pertemuan tersebut.













Comment