Anwar Albatawi: Silat Harus Masuk Mulok

  • Bagikan
Anwar Albatawi: Silat Harus Masuk Mulok (Foto. Asep)

Tanganrakyat.id, Jakarta-Seni bela diri tradisional Indonesia Pencak Silat harus diajarkan di sekolah-sekolah. Masuk ke dalam mata pelajaran wajib muatan lokal (Mulok). Karena khazanah budaya nusantara ini sudah diakui UNESCO (United Nations Educational Scientific Cultural Organization- Organizasi Pendidikan Keilmuan dan Budaya PBB) sebagai warisan budaya.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Asosiasi Pencak Silat Tradisi Betawi Indonesia (ASTRABI) Anwar Al Betawi pada Rapat Kerja Nasional (Raker) II di Hotel Puri Mega, Jakarta (27/3).

“Sudah sewajarnya pencak silat diajarkan di sekolah-sekolah sebagai muatan lokal. Pencak silat ini adalah khasanah budaya kita yang adiluhung. Yang diwariskan oleh leluhur kita secara turun temurun, dan telah mengangkat nama bangsa Indonesia di kancah dunia internasional,” tutur Anwar.

Dikatakan Anwar, jika tidak diajarkan maka seni bela diri ini bisa hilang dari muka bumi. Dan jika itu terjadi merupakan kerugian yang sangat besar bagi bangsa Indonesia.

ASTRABI merukan organisasi silat tradisi Betawi yang berdiri sejak tahun 2016 . Saat ini sudah mempunyai 13 cabang perguruan silat, tersebar di seluruh tanah air dan manca negara.

Raker II mengambil tema, Berkarya untuk negeri dengan melestarikan dan mengembangkan “Maen Pukulan Betawi”, sebagai khasanah dan kekayaan budaya nusantara. Dari Betawi untuk Indonesia. Dihadiri sejumlah pejabat, diantaranya Kepala Dinas Kebudayan DKI Iwan Henry Wardhana.

Baca jugaAchmad A’la Derajat Raih Emas Dalam Kejuaraan Taekwondo Gebyar Olahraga Pelajar SeJawa Barat

Lebih jauh Anwar mengatakan, umumnya perguruan silat tradisi Betawi berkembang secara alamiah. Diwariskan dari orang tua atau leluhur.

Tidak pernah meminta bantuan kepada pihak lain. Murid-muridnya berasal dari lingkungan terdekat atau dari luar. Para guru tidak memungut biaya pendidikan. Sehingga, jika dilihat dari segi ekonomi, kehidupan perguruan agak memprihatinkan.

“Kondisi inilah yang terkadang dilihat sebelah mata oleh pihak lain. Sehingga mereka kurang menghargai kebudayaan dan kekayaan asli bangsa. Maka ASTRABI ingin agar kehidupan para guru silat ini mendapat perhatian dari pemerintah. Karena mereka mengajar benar-benar ikhlas tanpa tergiur oleh materi,” tambah Anwar.

Salah satu cara mengangkat harkat dan martabat para guru tersebut, lanjut Anwar, memasukan seni bela diri silat tradisi ini ke dalam mata pelajaran Mulok. Dengan demikian para guru dapat mengajar di sekolah-sekolah yang dibiayai oleh pemerintah.

“Jadi dari segi ekonomi mereka terbantu tanpa harus meminta-minta.

Sementara dari sisi lain, penguasaan bela diri tradisi ini sangat besar manfaatnya bagi siswa. Diantaranya untuk menjaga kesehatan, daya tahan stamina dan meningkat kepercayaan diri dan kecerdasan otak,” tambahnya.

Ditambahkan Anwar, untuk dapat mengajar di sekolah-sekolah, tentunya para guru silat tersebut perlu sertifikasi, karena tanpa sertifikasi tidak akan bisa. Sertifikasi adalah ketentuan undang-undang.

Baca juga:Kejuaraan Pencak Silat Pelajar Se-Jawa Barat Digelar Di Indramayu

“Nah ASTRABI nantinya akan mengeluarkan sertifikasi itu untuk guru-guru silat yang benar-benar menguasai ilmu perguruannya. Maka saya pun berharap kepada perguruan silat yang tergabung dalam ASTRABI untuk terus menerus mengembangkan perguruannya,” pinta Anwar. (Asep)

  • Bagikan

Comment