Bali, tanganrakyat.id – Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) menyatakan dukungan penuh terhadap visi Asta Cita Kedaulatan Energi Nasional di bawah pemerintahan Presiden Jend (Purn) H. Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dukungan ini secara khusus ditujukan untuk sektor energi guna mempercepat swasembada energi nasional.
Presiden FSPPB, Arie Gumilar, menyampaikan bahwa dukungan ini sejalan dengan Asta Cita nomor 2 yang berbunyi: “Memantapkan sistem keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, udara, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.”
Untuk mewujudkan visi tersebut, FSPPB mendorong agar Pertamina kembali menjadi Perusahaan Negara yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Menurut mereka, transformasi menjadi Holding-Subholding telah membuat Pertamina kehilangan kekuatannya sebagai penggerak utama Kedaulatan Energi Nasional.
“Pengembalian Pertamina ke bentuk asalnya sebagai Perusahaan Negara yang langsung berada di bawah kendali Presiden merupakan langkah strategis,” ujar Arie Gumilar dalam konferensi pers di Makassar, Desember 2024 yang lalu.
FSPPB menilai bahwa langkah ini akan mendorong efisiensi biaya, meningkatkan kinerja perusahaan, serta berkontribusi pada kemajuan negara. Dengan kembali di bawah kendali Presiden, harga BBM diharapkan dapat ditekan secara signifikan, distribusi BBM menjadi lebih merata, dan kinerja Pertamina secara keseluruhan akan meningkat.
Selain itu, integrasi kembali Pertamina dari Struktur Holding-Subholding menjadi perusahaan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir akan meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi beban perusahaan terutama dari sisi pajak transaksi antar anak usaha, serta menciptakan bisnis yang lebih tangguh terhadap ketidakstabilan harga komoditas. Langkah ini juga akan mempermudah Pertamina dalam menjamin ketersediaan pasokan BBM bagi seluruh rakyat Indonesia.
FSPPB meyakini bahwa langkah-langkah ini sejalan dengan prioritas utama pemerintahan Presiden Jenderal (Purn) H. Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Mereka siap mengawal dan mendukung penuh proses transformasi ini hingga terealisasi.
FSPPB juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk cendekiawan, sejarawan, serta seluruh rakyat Indonesia, untuk bersama-sama mendukung upaya pengembalian Pertamina sebagai Perusahaan Negara Terintegrasi Hulu-Hilir di bawah kendali Presiden. Dengan demikian, Kedaulatan Energi Nasional dapat terwujud demi kemandirian dan kemajuan bangsa.
FSPPB berharap dukungan serta partisipasi aktif dari semua pihak untuk mewujudkan visi besar ini. Mari bersama-sama membangun Pertamina yang kuat, mandiri, dan berdaulat demi masa depan energi Indonesia yang lebih baik.
Baca juga:
Turnamen Bola Voli Sukses Digelar, Serikat Pekerja Pertamina Balongan Sabet Juara 1
Narasi yang kuat dan terstruktur dengan baik ini mencerminkan dukungan FSPPB terhadap visi kedaulatan energi nasional dan seruan mereka untuk mengembalikan Pertamina ke bentuk aslinya sebagai Perusahaan Negara yang terintegrasi dari hulu hingga hilir












Comment