Lampung, tanganrakyat.id – Suasana liburan sebuah keluarga di Tulang Bawang, Lampung, berubah menjadi duka mendalam setelah dua bocah perempuan kakak beradik ditemukan tewas akibat tenggelam di Sungai Way Bawang Latak, Menggala, pada Kamis (3/4/2025) sekitar pukul 09.00 WIB.
Aulia (9) dan Anita (6), yang diketahui berasal dari Kabupaten Lampung Timur, meregang nyawa setelah perahu klotok yang mereka tumpangi bersama orang tua dan empat kerabat lainnya karam. Diduga kuat, kedua korban tidak dapat berenang sehingga terseret arus sungai yang cukup deras.
Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian mengungkapkan bahwa peristiwa nahas ini bermula ketika keluarga korban mengajak kedua keponakannya beserta beberapa anak lainnya untuk bermain menggunakan perahu klotok di sungai tersebut. Namun, malapetaka terjadi ketika air tiba-tiba masuk ke bagian depan perahu akibat kelebihan muatan.
Dalam sekejap, perahu tradisional itu oleng dan karam, memicu kepanikan di antara para penumpang. Seorang paman korban dilaporkan berhasil menyelamatkan kedua anaknya, sementara dua anak lainnya berhasil berenang menuju tepi sungai.
Sayangnya, Aulia dan Anita tidak sempat diselamatkan dan tenggelam bersama perahu, kemudian hanyut terbawa arus.
Teriakan minta tolong dari para penumpang yang selamat segera mengundang perhatian warga sekitar. Upaya pencarian pun langsung dilakukan oleh warga di sekitar lokasi kejadian. Tak lama berselang, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung menerima laporan mengenai kejadian ini dan segera mengerahkan tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian intensif.
Setelah melakukan pencarian selama kurang lebih tiga jam, tim SAR akhirnya berhasil menemukan kedua korban. Namun, pilunya, keduanya ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Jenazah kedua bocah malang tersebut kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tulang Bawang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Camat Menggala, Sopiyan, membenarkan kejadian tragis ini. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, dipastikan bahwa kedua korban meninggal dunia akibat tenggelam dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh keduanya.
“Keluarga korban telah sepakat untuk tidak melakukan autopsi terhadap jenazah kedua korban dan menerima kejadian ini sebagai sebuah musibah,” ujar Sopiyan di lokasi kejadian.
Baca juga:
Jenazah 3 ABK Korban Tenggelam Kapal Perahu Nelayan Indramayu Tiba di Rumah Duka
Lebih lanjut, Sopiyan menjelaskan bahwa setelah proses visum selesai, jenazah kedua korban langsung dibawa ke rumah duka di Sukadana, Kabupaten Lampung Timur, untuk segera dimakamkan. Tragedi ini menambah catatan duka di tengah suasana libur.













Comment