Juragan Angkringan di Jombang Tega Gauli Karyawati 15 Tahun Bersama 2 Temannya, Diancam Dibunuh di Gubuk Sawah

  • Bagikan
Juragan Angkringan di Jombang Tega Gauli Karyawati 15 Tahun Bersama 2 Temannya, Diancam Dibunuh di Gubuk Sawah (Foto: Ilustrasi)

Jombang, tanganrakyat.id  – Sebuah tragedi memilukan menggemparkan Kecamatan Tembelang, Jombang, Jawa Timur. Seorang gadis belia berusia 15 tahun, yang bekerja sebagai penjaga angkringan, menjadi korban pemerkosaan keji oleh tiga pria, salah satunya tak lain adalah bosnya sendiri.

Peristiwa nahas ini terjadi pada Sabtu (5/4) lalu. Pelaku utama, yang diidentifikasi sebagai KA (38), mengajak korban untuk menemaninya berpesta minuman keras di angkringan tempat korban bekerja. Tak hanya KA, dua temannya, KM (24) dan JT (22), turut serta dalam pesta haram tersebut.

Diduga kuat telah dicekoki minuman keras hingga tak berdaya, korban kemudian dibawa ke sebuah gubuk terpencil di tengah area persawahan. Di tempat sunyi itulah, korban diperkosa secara bergilir oleh ketiga pelaku. Kengerian tak berhenti di situ, korban juga mendapatkan ancaman pembunuhan yang membuatnya trauma dan ketakutan.

Aksi bejat para pelaku akhirnya terbongkar setelah ibu korban curiga melihat bekas luka mencurigakan di leher putrinya. Setelah didesak, korban yang masih dalam kondisi trauma memberanikan diri menceritakan kejadian mengerikan yang dialaminya.

Tak terima dengan perlakuan keji tersebut, ayah korban segera melaporkan kasus ini ke Polres Jombang. Tim Satreskrim Polres Jombang bergerak cepat dan berhasil meringkus ketiga pelaku dalam waktu kurang dari satu pekan setelah laporan diterima.

Baca juga:

Trauma Mendalam: Pemilik Panti Asujan di Surabaya Perkosa Anak Asuhnya Selama 3 Tahun!

Kini, ketiga tersangka harus mempertanggungjawabkan perbuatan kejinya di balik dinginnya sel tahanan Rutan Polres Jombang. Mereka dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 81 jo Pasal 76D Undang-Undang Perlindungan Anak, yang ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara.

 

Penulis: Achmad
  • Bagikan

Comment