Indramayu, – tanganrakyat.id – Kita tengah menyaksikan pemandangan yang sungguh memprihatinkan. Di tengah hiruk pikuk kehidupan berbangsa, terselip perilaku yang menggerogoti sendi-sendi persatuan dan keadilan. Ironisnya, praktik-praktik tercela ini justru dipertontonkan oleh sebagian anak bangsa yang memiliki amanah kekuasaan. Mereka seolah berlomba-lomba menikmati kezaliman demi memuaskan dahaga pribadi, abai terhadap nilai-nilai luhur yang seharusnya dijunjung tinggi.
Sungguh menyedihkan melihat perjuangan kemerdekaan yang diraih dengan tetesan darah dan air mata kini ternoda oleh ambisi segelintir orang. Mereka yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam membela kepentingan rakyat justru menjadikan kekuasaan sebagai alat pemuas nafsu duniawi. Perut kenyang, jabatan mentereng, dan pundi-pundi uang rakyat yang terus mengalir seolah menjadi tujuan utama, mengalahkan panggilan luhur untuk mensejahterakan sesama.
Jangan pernah kita tertipu oleh gemerlap kemewahan yang menyelimuti kebusukan. Harta berlimpah dan kekuasaan yang diagungkan takkan mampu menyembunyikan niat buruk dan tindakan yang menciderai amanah. Ibarat bangkai yang wangi, kebusukan akan tetap tercium meski ditutup seribu parfum.
Kini saatnya kita merenungkan kembali esensi kekuasaan yang sesungguhnya. Kekuasaan bukanlah warisan yang bisa diperjualbelikan, apalagi kesempatan untuk memperkaya diri sendiri atau kelompok tertentu. Ia adalah amanah suci yang diemban untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat.
Negeri ini tidak kekurangan orang-orang cerdas dan berpendidikan tinggi. Namun, yang kita dambakan adalah kehadiran sosok-sosok yang memiliki integritas, keberanian moral, dan keteguhan hati untuk tidak menjadi “zombie” bagi bangsanya sendiri. Mereka yang berani melawan arus kepentingan sesaat dan lantang menyuarakan kebenaran demi masa depan yang lebih baik.
Mari kita kembali pada cita-cita luhur para pendiri bangsa. Mari kita bangun kembali kesadaran bahwa kekuasaan adalah alat untuk melayani, bukan untuk dilayani.
Baca juga:
Peradi Indramayu Masa Bakti 2022-2027 Resmi Dilantik
Sudah saatnya kita bersama-sama mengembalikan arah bangsa ini ke jalur yang benar, jalur yang mengedepankan kepentingan rakyat di atas segala-galanya. Jangan biarkan kezaliman merajalela dan menggerogoti harapan akan Indonesia yang adil, makmur, dan berdaulat.
Penulis :
Raden Ganjar Tirta Pramahyana, SH.M.H. Sekjen DPC PERADI Indramayu













Comment