RSUD Sentot Diambil Alih Provinsi: Harapan Baru Pelayanan Kesehatan dan Ekonomi Indramayu Barat

  • Bagikan
RSUD Sentot Diambil Alih Provinsi: Harapan Baru Pelayanan Kesehatan dan Ekonomi Indramayu Barat (Foto: Red)

Indramayu, tanganrakyat.id – Rencana pengambilalihan pengelolaan RSUD Sentot oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjadi sorotan utama di Indramayu.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan niatnya untuk mengambil alih rumah sakit yang terletak di Kecamatan Patrol tersebut, sebuah gagasan yang langsung mendapatkan dukungan penuh dari Bupati Indramayu, Lucky Hakim.

Lucky Hakim menjelaskan bahwa RSUD Sentot, meskipun berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) milik Pemda Indramayu, nyatanya belum mampu memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. “Tapi praktiknya ada yang tidak bisa kita banggakan, yaitu pelayanannya yang tidak optimal,” ujar Lucky, di Pendopo Indramayu pada Senin (18/7/2025).

Lebih lanjut, Lucky mengungkapkan bahwa fleksibilitas pengelolaan keuangan yang seharusnya dimiliki BLUD tidak membuat RSUD Sentot berkembang. Bahkan, rumah sakit ini kerap terjerat utang dan sering meminta top up dari APBD. “Dari sisi finansial juga punya utang. Bahkan sering minta top up dari APBD,” kata Lucky. Ia menambahkan, RSUD Sentot tidak pernah menyumbang pendapatan untuk APBD Indramayu, justru sebaliknya. “Yang ada kan top up terus, dibangun, dibayarin, dibiayain. Kalau pelayanannya optimal, masyarakatnya puas, pada sembuh datang ke situ, Alhamdulillah. Tapi kenyataannya kan tidak,” keluhnya.

Oleh karena itu, tawaran pengambilalihan dari Gubernur Jabar disambut baik oleh Lucky. Meskipun secara administratif aset Kabupaten Indramayu akan berkurang, Lucky meyakini bahwa langkah ini akan berujung pada peningkatan pelayanan yang signifikan bagi masyarakat dan efek ekonomi yang luas.

Di bawah pengelolaan Pemprov Jabar, Lucky Hakim optimis RSUD Sentot akan bertransformasi menjadi rumah sakit besar layaknya RS Hasan Sadikin di Bandung.

Dengan fasilitas modern, peralatan canggih, dan tim dokter yang lengkap, RSUD Sentot diharapkan dapat memberikan pelayanan kesehatan optimal tidak hanya bagi warga Indramayu, tetapi juga masyarakat dari daerah tetangga seperti Subang dan Majalengka.

“Ini peluang yang besar. Tentu masyarakat Indramayu Barat akan sangat menyambut dengan senang, dengan bangga, Indramayu Barat akan punya rumah sakit besar,” tutur Lucky.

Dampak positif dari pengambilalihan ini tidak berhenti pada sektor kesehatan. Lucky memproyeksikan efek ekonomi yang luas bagi daerah dan masyarakat sekitar.

Dengan kehadiran rumah sakit besar, potensi pengembangan sarana penunjang seperti hotel untuk keluarga pasien akan terbuka lebar. Selain itu, ia juga berencana membenahi Pasar Patrol agar menjadi lebih besar dan representatif. “(Kecamatan) Patrol akan jadi sentra ekonomi yang baru. Jangkarnya, rumah sakit yang nanti ada dari provinsi,” pungkas Lucky, penuh harap.

Baca juga:

Pelayanan RSUD Pantura MA Sentot Patrol Terburuk Di Indramayu

Pengambilalihan RSUD Sentot ini menandai era baru bagi pelayanan kesehatan dan potensi pertumbuhan ekonomi di Indramayu Barat, yang diharapkan dapat membawa kemajuan signifikan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Penulis: Kakang Prabu
  • Bagikan

Comment